Nyeri Kronik Primer Sekunder Pada Lansia

Posted by Blogger Palembang on 27 December, 2021 | ...

Nyeri Kronik Primer Sekunder Pada Lansia

Nyeri Kronik Primer Sekunder Pada Lansia

Di saat seorang sudah jadi lansia (lansia), beberapa keluh kesah biasa diutarakan. Keadaan merasa sakit yang ada pada lanjut usia ini sering dipandang normal, walau sebenarnya sebenarnya tidak.

Menurut Ketua Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia Dr. Arya Govinda Roosheroe, rasa ngilu ada yang kronik dan ada juga yang kronis.

Ngilu kronik ialah ngilu yang sudah berjalan lama. Ngilu ini tinggal lebih dari 3 bulan, tidak lenyap, atau lenyap muncul.

Sedang, ngilu kronis ialah ngilu yang tiba mendadak. Ngilu kronis bisa karena trauma, bentrokan, jatuh, patah, usus buntet, atau batu ginjal.

Baik ngilu kronis atau ngilu kronik ke-2 nya benar-benar subyektif, lanjut Arya. Maknanya, benar-benar tergantung dengan pribadinya.

"Ada yang darahnya tinggi sekali tetapi tidak ngilu kepala, ada pula yang darahnya tidak begitu tinggi tetapi rasakan ngilu kepala," tutur Arya dalam seminar online Geriatri TV beberapa lalu.

Pada umumnya, pemahaman ngilu menurut Arya ialah satu pengalaman emosional dan rasa (sensori) yang tidak membahagiakan, terkait dengan kerusakan kumpulan sel tubuh yang telah atau bisa terjadi.

Nyeri Kronik Primer Sekunder

Ngilu kronik dipisah dalam dua tipe yaitu ngilu kronik primer dan sekunder.

"Jika yang primer memang umumnya ngilu itu sebagai permasalahan yang khusus, bahkan juga kita terkadang susah untuk ketahui pemicunya . Maka, berhati-hati pada ngilu primer."

Sedang, ngilu sekunder sebagai akibatnya karena satu penyakit . Maka, ada satu penyakit yang memicu berlangsungnya ngilu, sambungnya.

Ngilu kronik primer bisa terjadi pada lebih satu wilayah organ badan, bukan hanya di kepala, ngilu ini dapat terjadi di tulang belakang dan wilayah badan yang lain.

Bila pemicunya kanker dan telah menebar ke beragam anggota badan karena itu nyerinya dapat terjadi di beberapa tempat.

Berpengaruh pada Emosi

Tidak cuman punya pengaruh dalam tubuh, rasa ngilu punya pengaruh pada emosi. Dapat memunculkan rasa geram, kuatir, resah, sampai Stres yang pada akhirnya mempengaruhi status fungsional dan mengusik kegiatan setiap hari.

Nyerinya juga dapat berbagai macam, seperti fibromyalgia atau ngilu di jaringan ikat, otot, dan tulang. Ada juga ngilu kepala primer sampai ngilu kronik otot.

Ngilu dapat mempengaruhi kualitas hidup, menjadi salah satunya arah tatalaksana ngilu ialah supaya kualitas hidup pasien dapat lebih bagus.

Tags :
Featured Post
Copyright 2021 Blogger Palembang - Cantik - HariAsia - Type Approval Indonesia